Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Lama Bungkam, Evan Dimas Akhirnya Ceritakan Momen Ketika Ditekel Keras oleh Pemain Vietnam

Unggul Tan Ngasorake - Sabtu, 18 Juli 2020 | 06:00 WIB
Pemain Timnas U-22 Indonesia Evan Dimas (kedua kanan) yang cedera menyapa suporter seusai Timnas Indonesia kalah dari Timnas Vietnam dalam final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019).
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Pemain Timnas U-22 Indonesia Evan Dimas (kedua kanan) yang cedera menyapa suporter seusai Timnas Indonesia kalah dari Timnas Vietnam dalam final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019).

BOLANAS.COM - Pemain timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, akhirnya membagikan ceritanya usai dicederai oleh pemain timnas Vietnam.

Pada tahun 2019 lalu Evan Dimas harus absen cukup lama dari sepak bola karena mengalami cedera yang cukup parah.

Cedera tersebut didapat Evan saat membela timnas Indonesia di ajang SEA Games 2019.

Di partai final Evan mendapat tekel yang keras dari Doan van Hau yang mebuat dirinya langsung tak bisa melanjutkan pertandingan.

"Ya, itu jadi salah satu moment sedih," kata Evan dilansir Bolanas.com dari Tribun Jakarta.

Baca Juga: Resmi, Pemain Keturunan Indonesia Gabung dengan Klub Spanyol

Evan menceritakan bahwa orang-orang terdekatnya sangat khawatir dengan cedera tersebut.

Bahkan, sang ibu langsung menelpon untuk mengetahui kondisi anaknya tersebut.

"Pastinya mereka (keluarga) sangat khawatir saat itu," ungkap pemain yang kini membela Persija itu.

"Ibu juga langsung telpon saya dan langsung sedih,"

Baca Juga: Evan Dimas Beberkan Dua Momen Paling Berkesan Selama Bela Timnas Indonesia

Editor : Nungki Nugroho
Sumber : jakarta.tribunnews.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.