Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Ditolak Banyak Klub, PT LIB Putuskan Pemain U-20 Tak Wajib Dimainkan di Liga 1 2020?

Mukhammad Najmul Ula - Minggu, 9 Agustus 2020 | 12:20 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berfoto bersama seluruh pemain timnas Indonesia dan timnas U-19 Indonesia di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (6/8/2020).
pssi.org
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berfoto bersama seluruh pemain timnas Indonesia dan timnas U-19 Indonesia di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

BOLANAS.COM - Manager meeting PT LIB dan perwakilan klub Liga 1 pada Jumat (7/8/2020) memunculkan isu penghapusan regulasi pemain U-20.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, melemparkan isu pelonggaran regulasi pemain U-20 di Liga 1 2020.

Seperti diketahui, regulasi pemain U-20 sempat akan diterapkan di Liga 1 2020 demi persiapan tim nasional Indonesia menghadapi Piala Dunia U-20 2021.

PT LIB mengakui regulasi mewajibkan memainkan pemain U-20 di Liga 1 2020 mendapat banyak penolakan dari klub pada kesempatan manager meeting, Jumat (7/8/2020) lalu.

Baca Juga: Bambang Pamungkas Ungkap Kesan Jadi Serep Marko Simic di Akhir Karier Bersama Persija

Memang, sejumlah figur di Liga 1 2020 telah lama menyuarakan keberatan tentang regulasi pemain U-20 di Liga 1 2020.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengingatkan regulasi serupa yang sempat gagal di Liga 1 2017.

"Semua tahu bahwa peraturan itu tidak bekerja dengan baik karena kami tidak bisa memaksakan pemain yang belum siap untuk tampil," ucap Robert (26/6/2020).

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, juga melayangkan keberatan yang sama.

"Apakah masih perlu aturan itu diwacanakan, sementara timnas U-19 juga melakukan TC jangka panjang," ucap Rahmad (7/8/2020).

Editor : Mukhammad Najmul Ula
Sumber : Warta Kota
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.