Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Masih Terima Gaji dari Klub, Gelandang Persebaya Anggap Ikut Tarkam Tak Etis

Unggul Tan Ngasorake - Senin, 16 November 2020 | 20:21 WIB
Pemain Persebaya Surabaya merayakan gol yang dicetak oleh Oktafianus Fernando saat melawan Persija Jakarta pada final Piala Gubernur Jatim 2020.
INSTAGRAM PERSEBAYA
Pemain Persebaya Surabaya merayakan gol yang dicetak oleh Oktafianus Fernando saat melawan Persija Jakarta pada final Piala Gubernur Jatim 2020.

BOLANAS.COM - Gelandang Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando, turut mengomentari maraknya pemain Liga 1 yang bermain di pertandingan antar kampung (tarkam).

Hampir delapan bulan sudah kompetisi sepak bola di Indonesia tak bisa bergulir.

Rencananya PSSI baru akan melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 pada tahun 2021 mendatang.

Kosongnya kompetisi membuat sejumlah pemain memutuskan untuk berpartisipasi dalam pertandingan tarkam.

Hal tersebut rupanya mendapat kecaman dari masyarakat.

Baca Juga: Kalahkan Pemerintah, Persebaya Pastikan Kepemilikan Wisma Karanggayam

Masyarakat menilai tak seharusnya pemain profesional bermain di laga tarkam.

Pendapat tersebut rupanya juga diamini oleh Oktafianus Fernando.

Oktafianus mengatakan bahwa di Jawa Timur khususnya Surabaya sendiri jarang ada pertandingan tarkam.

Pemain berusia 27 tahun itu mengaku tak berani untuk ikut tarkam.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.