Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Komdis PSSI Rilis Daftar Hukuman Liga 1, Tak Ada Kasus 'Ludah' COO Bhayangkara FC ke Robert Alberts

Najmul Ula - Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:25 WIB
Robert Rene Alberts terlibat keributan sesuai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Sabtu (16/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang.
KOMPAS.com/Mochamad Sadheli
Robert Rene Alberts terlibat keributan sesuai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Sabtu (16/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

BOLANAS.COM - Kasus "ludah" COO Bhayangkara FC Sumardji terhadap Robert Alberts tak masuk dalam daftar kasus yang dihukum Komdis PSSI.

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI resmi merilis daftar hukuman atas berbagai kasus indisipliner di Liga 1 dan Liga 2.

Dalam rilis tersebut, Komdis PSSI tercatat mengeluarkan hukuman untuk 12 kasus di Liga 1 2021/22.

Dari 12 kasus tersebut, sembilan hukuman dijatuhkan pada klub, sedangkan tiga sisanya adalah hukuman untuk individu pemain.

Baca Juga: Hanis Saghara Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Taklukkan Tajikistan yang Dibantu Wasit

Tiga pemain yang mendapatkan hukuman yaitu Jayus Hariono (Arema FC), Leonard Tupamahu (Bali United), dan Rizky Ridho (Persebaya).

Di pihak klub, PSM dan PSS mendapatkan hukuman untuk dua kasus, yang membuat klub tersebut harus membayar total Rp100 juta.

Empat klub lain yang juga dihukum adalah Madura United, Persib, Persela, dan Borneo FC.

Baca Juga: Bedah Starting XI Timnas Indonesia vs Tajikistan: Formasi 4-4-2, Bagus Kahfi Singkirkan Striker Lokal

Sementara itu, Komdis PSSI justru luput tak menyertakan insiden keributan pada laga Persib Bandung vs Bhayangkara FC (16/10/2021).

Insiden tersebut terjadi usai laga yang berkesudahan 0-2 untuk kemenangan Persib.

Saat itu, COO Bhayangkara FC, Sumardji, terekam menghentak dan meludahi pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bhayangkara FC (@bhayangkarafc)

Insiden tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial Twitter karena Sumardji dianggap melanggar protokol Covid-19.

Belakangan, Robert Alberts menerangkan dirinya tidak pernah diludahi oleh Sumardji.

"Yang paling penting yang bisa saya sampaikan adalah ketika terjadi, COO dari Bhayangkara mendatangi kita," terang Robert (17/10/2021).

"Bisa saya pastikan bahwa pak COO tersebut mendatangi saya dengan emosional tetapi bukan meludah."

"Dia seperti ingin menyampaikan sesuatu tetapi yang ada seperti mendekati saya, jadi bukan meludah," tandasnya.

Robert Alberts dan Sumardji dikabarkan sudah menjernihkan suasana pada jumpa pers usai pertandingan itu juga.

Bagaimanapun, tindakan Sumardji tersebut bisa dikategorikan sebagai aksi ofensif ke pihak lawan.

Baca Juga: Hanis Saghara Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Taklukkan Tajikistan yang Dibantu Wasit

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P
Editor : Najmul Ula
Sumber : PSSI.org
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.