Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Impresi Buruk Witan di Lechia Gdansk Sampai Diputus Begitu Saja, Disindir Pelatih karena Terlalu Sering Dipanggil Timnas

Najmul Ula - Kamis, 28 Juli 2022 | 06:00 WIB
Witan Sulaeman telah kembali ke Lechia Gdansk pada Minggu (19/6/2022).
LECHIA.PL
Witan Sulaeman telah kembali ke Lechia Gdansk pada Minggu (19/6/2022).

BOLANAS.COM - Witan Sulaeman diputus kontrak oleh Lechia Gdansk, ada andil PSSI yang tak bisa menentukan prioritas untuk sang wonderkid di timnas Indonesia.

Witan Sulaeman diputus begitu saja oleh Lechia Gdansk meski sejatinya masih menyisakan kontrak dua tahun.

Lechia Gdansk mengumumkan pemutusan kontrak Witan Sulaeman pada Rabu (26/7/2022), atau satu bulan sejak ia pertama kali bergabung latihan pramusim.

Pelatih Lechia Gdansk sempat mengeluhkan sedikitnya waktu Witan Sulaeman berlatih bareng timnya, akibat komitmen bersama timnas Indonesia dan dipinjamkan ke FK Senica.

Baca Juga: Jomplangnya Nasib Abroad Indonesia-Malaysia, Witan Dibuang Lechia Sedangkan Luqman Hakim Nyekor di KV Kortrijk

BolaNas.com sejak jauh hari mengingatkan bahwa PSSI tak bisa menentukan prioritas mengenai event apa yang sekiranya perlu memanggil Witan Sulaeman.

PSSI terus-terusan memanggil Witan untuk pertandingan kelompok umur timnas Indonesia U-23 dan laga persahabatan di luar agenda FIFA untuk timnas senior.

Witan bergabung ke Lechia Gdansk pada September 2021, atau setelah Liga Polandia berlangsung beberapa pekan dan jelas tak mengikuti pramusim.

Dalam kondisi seperti itu, Witan seharusnya berlama-lama di klub untuk beradaptasi dan mengenal level permainan Lechia Gdansk.

Baca Juga: Asnawi Minta Dirawat Usai Ditindih Musuh, Pertama Kalinya Tak Terlibat Cetak Gol di Tangan Pelatih Baru Ansan Greeners

Editor : Nungki Nugroho
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.