Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Dituding Halangi Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia, Pelatih Persebaya Beri Klarifikasi

Unggul Tan Ngasorake - Senin, 23 Januari 2023 | 09:37 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso (kiri) dan pemainnya bernama Marselino Ferdinan (kanan) saat hadir dalam sesi jumpa pers seusai laga pekan ke-18 Liga 1 2022 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banteng, Rabu (18/1/2023).
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso (kiri) dan pemainnya bernama Marselino Ferdinan (kanan) saat hadir dalam sesi jumpa pers seusai laga pekan ke-18 Liga 1 2022 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banteng, Rabu (18/1/2023).

BOLANAS.COM - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, angkat bicara usai dituding melepas Marselino Ferdinan ke timnas Indonesia.

Seperti diketahui, Marselino Ferdinan baru saja kembali ke Persebaya Surabaya usai membela timnas Indonesia di Piala AFF 2022.

Comeback Marselino Ferdinan bersama Persebaya Surabaya langsung ditandai dengan brace ke gawang Persita Tangerang, Rabu (18/1/2023) lalu.

Seusai laga tersebut, Aji Santoso sempat merespons rencana pemusatan latihan (TC) timnas U-20 Indonesia yang akan rencananya digelar pada awal Februari 2023.

"Selama Marsel ada di tim, belum kembali ke timnas saya akan memanfaatkan sebaik mungkin," kata Aji Santoso, (18/1/2023).

Baca Juga: Bertahan, Ong Kim Swee Sebut Saddil Ramdani Sudah Perpanjang Kontrak dengan Sabah FC

"Mudah-mudahan (Marselino) tidak terlalu cepat kembali ke timnas," imbuhnya.

Ucapan Aji Santoso itu langsung menjadi bola panas di sosial media.

Banyak yang menganggap Aji Santoso melarang Marselino bergabung dengan timnas U-20 Indonesia dalam waktu dekat.

Namun, hal tersebut langsung dibantah keras oleh Aji Santoso.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.