Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Hanno Behrens Cepat Belajar Bahasa Indonesia, Sayang Tubuhnya Menderita Akibat Makanan & Cuaca Jakarta

Najmul Ula - Senin, 22 Mei 2023 | 16:05 WIB
Gelandang serang Persija Jakarta, Hanno Behrens, memberikan salam jempol telunjuk saat ditemui awak media di Persija Training Ground, Sawangan, Jawa Barat, 31 Agustus 2022.
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Gelandang serang Persija Jakarta, Hanno Behrens, memberikan salam jempol telunjuk saat ditemui awak media di Persija Training Ground, Sawangan, Jawa Barat, 31 Agustus 2022.

BOLANAS.COM - Hanno Behrens membuat fans terkesima dengan kemampuan bahasa Indonesia, tetapi menderita karena makanan dan cuaca.

Hanno Behrens sejatinya berpeluang menjadi legenda Persija Jakarta, jika bukan karena adaptasi terlalu ekstrem di Indonesia.

Persija Jakarta mendatangkan Hanno Behrens sebagai salah satu marquee signing atas permintaan Thomas Doll menjelang Liga 1 2023/24.

Hanno datang dengan membawa pengalaman merumput di empat kasta teratas Liga Jerman, termasuk menjadi kapten Nurnberg di Bundesliga.

Baca Juga: Tiada Hari Tanpa Blunder, PSSI Kerja Sama dengan Jepang Demi Gembleng Wasit Indonesia

Bersama Persija, nyatanya semua ekspektasi tinggi mengenai kualitas Hanno harus dikubur dalam-dalam.

Pemain berusia 33 tahun itu sempat memperlihatkan performa menjanjikan pada masa pramusim hingga awal musim.

Ia menawarkan pergerakan cair dengan Michael Krmencik, yang juga rekrutan klub berlabel Liga Champions Eropa.

Dalam lima laga pertama musim ini, Hanno mencetak tiga gol, untuk kemudian membuat publik terkejut dengan kemampuan berbahasa Indonesia.

Baca Juga: Biang Kegagalan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Israel Merana di Laga Perdana

Editor : Najmul Ula
Sumber : Bild
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.