Sebagus Apa Pun Shayne Pattynama, Dia Kalah dari Pratama Arhan dalam Satu Atribut Penting Bek Sayap

Najmul Ula - Selasa, 20 Juni 2023 | 14:33 WIB
Pratama Arhan saat membela timnas Indonesia vs Palestina.
PSSI
Pratama Arhan saat membela timnas Indonesia vs Palestina.

BOLANAS.COM - Pratama Arhan menawarkan sesuatu yang berbeda dibanding Shayne Pattynama, timnas Indonesia lebih hidup dengan lemparan jauh.

Persaingan bek kiri timnas Indonesia tampak mengerucut ke Pratama Arhan, apabila melihat pertandingan melawan Argentina.

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 0-2 dalam laga FIFA Matchday, Senin (19/6/2023) malam tadi.

Walaupun kalah, publik Indonesia patut berbangga dengan performa Garuda, yang sanggup membuat Argentina tak mencetak gol dari open play.

Baca Juga: Sisi Positif Indonesia, Argentina Rasakan Lemparan Pratama Arhan & Asnawi Mangkualam Kantongi Garnacho

Dua gol Argentina didapat melalui dua cara pintas, yaitu tendangan torpedo Leandro Paredes dan sundulan Cristian Romero dari sepak pojok.

Di pihak Indonesia, pelatih Shin Tae-yong terhitung berhasil menciptakan tim yang tahan banting di hadapan juara dunia.

Kesolidan Indonesia sedikit banyak dipengaruhi taktik defensif lima bek, dengan Jordi Amat sebagai bek kelima.

Di sektor bek kiri, Shin Tae-yong memberi debut bagi Shayne Pattynama, alih-alih Pratama Arhan yang selama ini menjadi nomor satu.

Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia Vs Argentina - Alejandro Garnacho Marah Ditekel Asnawi, Garuda Cuma Kalah Dua Gol

Performa Shayne tergolong solid, jika tak mau disebut skillnya amat terbatas.

Shayne menyediakan ketenangan defensif di sisi kiri, tetapi semua pemain Indonesia dalam kondisi rentan akibat kualitas pemain lawan.

Shin Tae-yong rupanya menginginkan sesuatu yang lebih dari sektor tersebut, dengan menarik Shayne dan memasukkan Arhan.

Perbedaan pun amat terasa dengan masuknya bek Tokyo Verdy, yang lemah dalam bertahan tetapi menawarkan kontribusi dalam menyerang.

Arhan memiliki kecepatan, seperti saat membawa bola dan ditekel bersih oleh Cristian Romero.

Bek timnas Indonesia, Pratama Arhan, merayakan gol Tokyo Verdy ke gawang Gunma di Piala Emperor pada Rabu (7/6/2023).
TOKYOVERDY
Bek timnas Indonesia, Pratama Arhan, merayakan gol Tokyo Verdy ke gawang Gunma di Piala Emperor pada Rabu (7/6/2023).

Namun ancaman terbesar dari Arhan adalah lemparan jauh yang dapat langsung menembus kotak penalti Emiliano Martinez.

Pada kesempatan pertama ia melempar, bola dapat menemui kepala Elkan Baggott yang membuat Martinez kepayahan dalam menepis bola.

Kesempatan berikutnya lemparan Arhan, Martinez terjengkang dalam upaya mengamankan bola, meski bola kedua gagal dimanfaatkan Rizky Ridho.

Baca Juga: HT Indonesia Vs Argentina - Rizky Ridho Dkk Bisa Hentikan Semua Serangan Tango, Kecuali Sepakan Geledek Paredes

Jurnalis Argentina, Daniel Avellaneda, turut menyanjung kemampuan pemain jebolan PSIS itu.

"Pratama Arhan adalah spesialis pengambil lemparan ke dalam jarak jauh," tulis Daniel di Twitter.

"Berdasarkan pengamatan di pertandingan tersebut, sesuatu yang dikhawatirkan oleh mereka adalah lemparan ke dalamnya yang sangat mematikan."

"Pemain belakang itu memiliki senjata misil di tangannya," tandasnya.

Performa pada laga semalam memperlihatkan Arhan memiliki atribut lemparan jauh yang tak dipunyai Shayne.

Ke depan, Shin Tae-yong harus menentukan siapa yang lebih baik di antara bek Liga Jepang dan Liga Norwegia itu.

Baca Juga: Titisan Messi Dibikin Mati Kutu oleh Asnawi Mangkualam, Begini Komentar Pelatih Argentina


Editor : Najmul Ula
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

TAG POPULER

Verifikasi akun KG Media ID
nama
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.