Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Thomas Doll Heran Sekaligus Iri, Klub Liga 1 Cepat Rekrut Pemain Asing Tapi Juga Selebrasi Berlebihan

Najmul Ula - Kamis, 22 Juni 2023 | 12:03 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, sedang memberikan keterangan kepada awak media setelah laga uji coba di Stadion PTIK, Blok M, Jakarta, Rabu (21/6/2023) malam.
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, sedang memberikan keterangan kepada awak media setelah laga uji coba di Stadion PTIK, Blok M, Jakarta, Rabu (21/6/2023) malam.

BOLANAS.COM - Thomas Doll menyikapi kekalahan Persija Jakarta dari Rans Nusantara FC, heran sekaligus iri dengan klub Liga 1.

Sepak bola Indonesia memiliki banyak hal ganjil, jika melihat respons Thomas Doll usai laga pramusim Persija Jakarta.

Persija Jakarta menelan kekalahan 0-2 dari Rans Nusantara FC dalam laga pemanasan menjelang Liga 1 2023/24, Rabu (21/6/2023).

Dua gol Rans Nusantara FC berasal dari kesalahan individu Andritany Ardhiyasa, serta kesalahan kolektif pada detik terakhir.

Baca Juga: Krisis Kiper Jelang Kick Off Liga 1, Persib Ambil Opsi Darurat Datangkan Eks Kiper Persija

Pada laga semalam, kedua tim menurunkan skuat yang kontras dalam hal materi pemain.

Rans Nusantara FC memainkan skuat utama, termasuk lima pemain asing (Kiko Carneiro, Angelo, Mitsuru Maruoka, Tavinho, dan Evandro).

Adapun Persija menurunkan skuat pelapis nan muda yang tidak menjadi starter dalam laga sebelumnya melawan Persebaya.

Sepanjang 90 menit pertandingan, Thomas Doll juga tidak menurunkan sama sekali pemain asingnya (Ryo Matsumura, Ondrej Kudela, dan Marko Simic).

Baca Juga: Belum Puas Jersey Martinez, Ernando Ari Indikasikan Ingin Jersey Alisson/Ederson dari Timnas Brasil

Editor : Najmul Ula
Sumber : BolaSport.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.