Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Kadek Arel Sebabkan Dua Gol Malaysia, Dengan Polesan yang Tepat Ia Bisa Jadi The Next Rizky Ridho

Najmul Ula - Sabtu, 19 Agustus 2023 | 14:05 WIB
Bek timnas U-20 Indonesia, Kadek Arel saat ditemui di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2023) sore.
BOLASPORT.COM/ABDUL ROHMAN
Bek timnas U-20 Indonesia, Kadek Arel saat ditemui di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2023) sore.

BOLANAS.COM - Kadek Arel menjadi pesakitan pada laga timnas U-23 Indonesia kontra Malaysia, bek Bali United punya masa depan cerah.

Piala AFF U-23 2023 adalah turnamen untuk pemain di bawah usia 23 tahun, dan Kadek Arel sudah membentengi gawang Indonesia dalam usia 18 tahun.

Timnas U-23 Indonesia baru saja menelan kekalahan dari Malaysia pada laga pertama Grup B, Jumat (18/8/2023) malam.

Ramadhan Sananta sempat membuat Indonesia unggul, hanya untuk Fergus Tierney memborong brace dan membuat Malaysia menang 2-1.

Baca Juga: Serba Tidak Pasti, Elkan Baggott Bakal Digantung Ipswich Town Hingga Deadline Bursa Transfer Liga Inggris

Dalam dua gol Harimau Malaya, publik Indonesia dapat dengan mudah menyalahkan bek belia Kadek Arel.

Kadek Arel merupakan salah satu dari backthree timnas U-20 yang ditampilkan Shin Tae-yong, selain Muhammad Ferarri dan Robi Darwis.

Kadek boleh jadi adalah bek dengan performa terbaik di antara dua rekannya, tetapi tak beruntung terlibat dalam dua gol Malaysia.

Pada gol pertama, ia takluk dari kecerdikan Fergus Tierney dengan penguasaan bola khas didikan Britania, dan berbuah penalti.

Baca Juga: Klasemen Terbaru Piala AFF U-23 2023 usai Laga Indonesia Vs Malaysia

Pada gol kedua, kaki Kadek membentur bola liar yang kemudian disambar Fergus Tierney untuk membobol Ernando Ari.

Dua momen tersebut seharusnya tak membuat Kadek menjadi kambing hitam, lantaran kekalahan Indonesia lebih terjadi karena kurangnya kualitas tim keseluruhan.

Kadek sendiri merupakan pemain orbitan Bali United musim ini, dengan langsung menjadi starter reguler dalam usia 18 tahun.

Bek kelahiran 4 April 2005 itu menggantikan peran Leonard Tupahami yang berusia 22 tahun lebih tua di tim besutan Stefano Cugurra.

Pertahanan Bali United bertambah kuat dengan hadirnya bek muda di tengah skuat uzur, dengan capaian empat menang dan hanya dua kali kalah dalam delapan laga.

Bek Bali United, Kadek Arel (kiri) sedang berduel dengan pemain Persita Tangerang
baliutd.com
Bek Bali United, Kadek Arel (kiri) sedang berduel dengan pemain Persita Tangerang

Munculnya Kadek dalam usia dini pada level tertinggi sepak bola Indonesia mengingatkan pada awal karier Rizky Ridho di Persebaya.

Di Liga 1 2020, Rizky Ridho memenangi debut untuk Persebaya dalam usia 18 tahun, yang sayangnya terganggu pandemi Covid-19.

Rizky Ridho kemudian menjadi pilihan utama timnas U-20 Indonesia, lalu langsung menjadi starter timnas senior pada 2021.

Baca Juga: Piala AFF U-23 2023 - Diwarnai Penalti Kontroversial, Indonesia Tumbang dari Malaysia

Kadek, seperti Rizky Ridho, berkembang lebih cepat dari pemain seusianya untuk menjadi starter di tim utama.

"Pastinya saya optimis (menembus starter), tetapi kembali lagi kepada tim pelatih timnas Indonesia," ucap Kadek sebelum turnamen.

"Tentu target saya adalah bisa juara bersama timnas U-23, tetapi yang terpenting saat ini saya bisa mendapatkan menit bermain," tandasnya.

Teco sedang mempercayai Kadek, sebagaimana Aji Santoso memoles Rizky Ridho, dan Shin Tae-yong tinggal memetik hasilnya di tim nasional.

Baca Juga: Kualitas Cadangan Jadi Pembeda, Indonesia Lemah di Babak Dua & Malaysia Punya Striker Blasteran Skotlandia

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P
Editor : Najmul Ula
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.