Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Eks Mangsa Timnas U-24 Indonesia Dirujak Korea Selatan, Tuan Rumah Asian Games 2022 Korban Berikutnya?

Taufik Batubara - Rabu, 27 September 2023 | 22:14 WIB
Pemain Timnas U-24 Korea Selatan Jeong Woo-yeong melambaikan tangan ke para penggemarnya.
INSTAGRAM.COM/JEONG_WOOYEONG
Pemain Timnas U-24 Korea Selatan Jeong Woo-yeong melambaikan tangan ke para penggemarnya.

BOLANAS.COM - Juara bertahan Korea Selatan terlalu tangguh bagi Kirgistan, yang ditekuk Timnas U-24 Indonesia di penyisihan grup.

Dalam duel babak 16 besar Asian Games 2022 di Jinhua, China, Rabu (27/9/2023) malam, Korea Selatan menghajar Kirgistan 5-1.

Gol pertama Korea dicetak gelandang Jeonbuk Hyundai Motors, Paik Seung-ho, melalui titik putih penalti menit ke-11.

Satu menit kemudian, gelandang VfB Stuttgart Jeong Woo-yeong mencetak gol kedua.

Pemain berusia 24 tahun itu menambah gol lewat penalti menit ke-74.

Kedua gol tersebut memperkuat status Jeong Woo-yeong sebagai top scorer Asian Games 2022 dengan jumlah 5 gol.

Sedangkan dua gol Korea Selatan berikutnya disumbangkan Cho Young-wook dan Hong Hyun-seok menit ke-79 dan 85.

Baca Juga: Indra Sjafri Ungkap Kondisi Pemain Timnas U-24 Indonesia Jelang Lawan Uzbekistan

Gol hiburan bagi Kirgistan dipersembahkan Maksat Alygulov menit ke-28.

Pelatih Timnas U-24 Korea Selatan Hwang Sun-hong tak main-main di Asian Games 2022 karena sangat berambisi mempertahankan gelar sekaligus mencetak hatrik juara 3 kali beruntun.

Demi target itu, dia membawa banyak pemain berpengalaman.

Keempat pencetak gol Tim Negeri Ginseng kontra Kirgistan itu adalah juga para pemain timnas senior.

Di fase grup lalu, Korea Selatan sangat digdaya, menyapu bersih tiga kemenangan versus Kuwait, Thailand, dan Bahrain dengan total 16 gol tanpa kebobolan.

Pada saat yang sama di stadion berbeda, China hanya mampu menang 1-0 atas Qatar.

Dalam penyisihan Grup A, China tak seistimewa Korea Selatan.

Tuan rumah Asian Games 2022 itu menang atas India dan Myanmar, tapi ditahan Bangladesh.

China kini harus siap menghadapi kebuasan Korea Selatan di perempat final, 1 Oktober 2023.

Di atas kertas, China bakal menjadi santapan Harimau Asia berikutnya.

Baca Juga: Dilema Indra Sjafri Jumpa Uzbekistan, Paksakan Formasi Kesayangan atau Imitasi Taktik Shin Tae-yong

Namun, seperti dikutip dari New Straits Times, pelatih Korea Selatan tetap memperhitungkan China sebagai salah satu dari empat penantang timnya dalam berebut gelar karena berstatus tuan rumah.

Tiga tim pesaing utama lainnya adalah Iran, Jepang, dan Arab Saudi.

Jika lolos ke semifinal, Korea Selatan berkesempatan bertemu Arab Saudi.

Arab Saudi harus mengalahkan India terlebih dahulu di babak 16 besar, 28 September, lalu mengatasi Uzbekistan atau Timnas U-24 Indonesia di perempat final.

Sedangkan Iran dan Jepang bisa saling bunuh di semifinal jika langkah mereka mulus di dua tahap sebelumnya.

Iran sudah memastikan kakinya di perempat final setelah menekuk Thailand 2-0 dan akan bertemu Hong Kong.

Jepang tak akan kesulitan untuk lolos ke perempat final karena bertemu Myanmar di babak 16 besar, 28 September.

Di perempat final itu, Jepang sudah ditunggu Korea Utara, yang sukses menggasak Bahrain 2-0.

Pada Asian Games 2018 di Indonesia, Korea Selatan tak mengalami kesulitan berarti di babak 16 besar dengan mengalahkan Iran 2-0.

Namun, di perempat final, Uzbekistan merepotkan Korea Selatan dan memaksanya baru bisa menang 4-3 lewat perpanjangan waktu.

Setelah menyingkirkan Vietnam 3-1 di semifinal, tim muda Taegeuk Warriors itu kembali direpotkan Jepang di final sebelum berhasil menang 2-1 dalam perpanjangan waktu.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P
Editor : Taufik Batubara
Sumber : BolaNas.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.