Prediksi Line Up Bali United vs Persija - Pertaruhan Teco yang 'Old School' dan Aliran Baru Thomas Doll

By Najmul Ula, Sabtu, 23 Juli 2022 | 04:30 WIB
Bali United mengenakan kaus bertuliskan

Bertolak belakang dari situasi tersebut, Persija Jakarta untuk sementara dapat menikmati revolusi taktik yang dibawa Thomas Doll.

Aliran baru Thomas Doll itu juga terbantu keseriusan manajemen Persija di bursa transfer.

Tak tanggung-tanggung, empat pemain sekaliber Ondrej Kudela, Hanno Behrens, Michael Krmencik, hingga Abdulla Yusuf Helal berhasil didatangkan.

Dalam laga uji coba terakhir melawan Rans Nusantara FC (16/7/2022), terlihat para pemain asing tersebut berada di atas level klub Liga 1.

Pada laga sore nanti, Teco kemungkinan tak akan mengubah tim utama yang terakhir kali bermain di Piala AFC 2022.

Satu-satunya persoalan adalah mencari pengganti Tupamahu yang sedang mengambil lisensi pelatih B AFC.

Apabila Teco melanjutkan tren memilih pemain senior, maka Jajang Mulyana cenderung lebih punya kesempatan bermain.

Adapun Thomas Doll tampak menyuntikkan darah muda dalam skuat Macan Kemayoran.

Baca Juga: Persis Solo Debut di Liga 1, Kaesang Pangarep Ungkap Satu Hal yang Ia Berani Lakoni Tapi Tak Pernah Dilakukan Jokowi

Ginanjar Ramadhan dan Frengky Deaner menjadi starter pada laga kontra Rans, tetapi hanya nama terakhir yang sanggup memberi impresi.

Pemain asing teranyar, Abdulla Yusuf Helal, kemungkinan masih akan disimpan mengingat baru tiba pada Kamis (21/7/2022). 

Berikut prediksi line up Bali United vs Persija Jakarta

Bali United (4-3-3): M Ridho; Made Andhika, Willian Pacheco, Jajang Mulyana, Ricky Fajrin; Brwa Nouri, Rizki Pellu, Eber Bessa; Privat Mbarga, Irfan Jaya, Ilija Spasojevic.

Pelatih: Stefano Cugurra

Persija Jakarta (3-4-3): Andritany Ardhiyasa; Ondrej Kudela, Maman Abdurahman, Hansamu Yama; Syahrian Abimanyu, Rezky Fandi, Frengky Deaner, Firza Andika; Hanno Behrens, Riko Simanjuntak, Michael Krmencik.

Pelatih: Thomas Doll

Baca Juga: Iriawan Bilang EAFF Senang Sambut Indonesia, Pakar Inggris: EAFF Susah Menerima, Politisi Akan Intevensi Juga