Dari Pemain Persib hingga Arema, 72 Pesepak bola Ikut Turnamen Esports

Nungki Nugroho - Rabu, 10 Juni 2020 | 21:06 WIB
General Manager APPI, Ponaryo Astaman (kiri), bersama dengan CEO Mahaka Sports, Cahyadi Wanda (kanan) dalam konferensi pers eSports Superstars Battle, Rabu (10/6/2020).
DOK MAHAKA
General Manager APPI, Ponaryo Astaman (kiri), bersama dengan CEO Mahaka Sports, Cahyadi Wanda (kanan) dalam konferensi pers eSports Superstars Battle, Rabu (10/6/2020).

CEO Mahaka Sports, Cahyadi Wanda, berharap turnamen ini bisa mengobati kerinduan pecinta sepak bola terhadap pemain kesayangannya.

"ESports Superstars Battle merupakan sebuah event yang kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia di tengah masa pandemi ini," kata Cahyadi Wanda dikutip Bolanas dari Kompas.com.

"Kami percaya event ini dapat memberi hiburan dan mengajak orang-orang untuk tetap berada di rumah," ujar Cahyadi Wanda menambahkan.

Baca Juga: PSSI Adakan Pertemuan Khusus dengan PT LIB, Ini Hal yang Dibahas

Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Mahaka Sports dengan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).

GM APPI, Ponaryo Astaman, menilai event ini sangat bermanfaat di masa pemberhentian kompetisi Liga Indonesia.

"Turnamen ini sekaligus membantu pesepak bola sendiri untuk tetap bisa mendapatkan pendapatan saat liga harus terhenti," kata Ponaryo Astaman.

"Ini juga sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian APPI dan Mahaka Sports dalam membantu Indonesia melawan Covid-19. Dari event ini akan ada dana yang disumbangkan untuk charity," tambahnya

Tak hanya untuk pemain, Mahaka juga membuka turnamen untuk para fans.

Fans dari para pemain sepak bola Indonesia diperbolehkan untuk ikut serta dalam turnamen ini dengan mengikuti Fans Challenge pada Sabtu (27/6/2020).

 


Editor : Nungki Nugroho
Sumber : Kompas.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.