Lanjutan Liga 1 2020 Belum Dapat Izin dari Polri, Arema FC Cari Restu ke Pemerintah

Unggul Tan Ngasorake - Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:47 WIB
Logo Arema FC.
NDARU GUNTUR/BOLASPORT.COM
Logo Arema FC.

BOLANAS.COM - Polemik mengenai nasib lanjutan Liga 1 2020 kembali berlanjut setelah kembali tak mendapat izin dari pihak kepolisian.

Seluruh pecinta sepak bola tanah air nampaknya harus kembali gigit jari.

Pasalnya, pihak kepolisian masih belum mengizinkan lanjutan Liga 1 2020 digelar pada bulan November mendatang.

Padahal, sebelumnya seluruh 18 klub Liga 1 telah sepakat kompetisi harus kembali bergulir pada 1 November.

Kesepakatan tersebut terbentuk setelah perwakilan 18 klub menggelar rapat bersama PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Baca Juga: Kepada Klub Barunya, Michael Essien Ceritakan Pengalaman Unik saat Bela Persib

Terkait hal ini, Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan bahwa saat ini yang terpenting adalah izin dari pemerintah.

Menurut Sudarmaji, Apabila pemerintah dalam hal ini presiden mengizinkan, maka bukan tak mungkin pihak kepolisian juga akan memberi izin.

"Yang proritas adalah restu pemerintah," ujar Sudarmaji dari Tribun Jatim, Rabu (14/10/2020).

Sudarmaji yakin pemerintah memiliki solusi terkait nasib Liga 1 musim ini.

Baca Juga: Beda Suara Antara PSSI dan Polri Terkait Lanjutan Liga 1 2020

"Kami masih sangat percaya, negara punya solusi alternatifnya," kata Sudarmaji.

Jika tetap tak mendapat izin, Sudarmaji berharap ada solusi alternatif dari pemerintah untuk para pelaku sepak bola dalam negeri.

"Minimal ada solusi alternatif agar dapur para pekerja di sepak bola terus mengepul," ungkapnya.

"Jangan sampai ini menjadi beban negara, sementara perusahaan atau pemilik klub sudah memiliki itikad baik untuk bisa menerima dan jalankan arahan protokol kesehatan dan sanksinya bila ada pelanggaran," pungkasnya.

Baca Juga: Bahagia Sambut Liga 1 Berlanjut, Aji Santoso Segera Temui Manajemen Persebaya


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.