Stadion Wayan Dipta Jadi Pelarian Klub Liga 1, Sang Empu Khawatir Rumput Kelas Dunia Rusak

Najmul Ula - Selasa, 13 Februari 2024 | 18:00 WIB
Suasana pertandingan Bali United vs Terengganu FC dalam laga kedua Piala AFC 2023/2024, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (4/10/2023).
Dok. Bali United
Suasana pertandingan Bali United vs Terengganu FC dalam laga kedua Piala AFC 2023/2024, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (4/10/2023).

BOLANAS.COM - Pelatih Bali United khawatir rumput Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi rusak akibat digunakan empat klub Liga 1.

Stadion Wayan Dipta di Bali menjadi tempat pelarian bagi klub Liga 1 yang terusir dari kandangnya.

Mula-mula, Arema FC mengungsi ke markas Bali United sejak musim lalu setelah Tragedi Kanjuruhan.

Musim ini, PSM Makassar sempat memakai stadion di Denpasar itu sebagai kandang di Piala AFC 2023.

Ke depan, giliran Persija Jakarta dan Persikabo 1973 yang akan numpang lapak di stadion berkapasitas 15.890 penonton.

Masing-masing klub memiliki alasan tersendiri mengapa harus berpindah ke Stadion Wayan Dipta.

Arema FC tentu saja menjalani hukuman dari Komdis PSSI, dan Stadion Kanjuruhan kini direncanakan direnovasi.

PSM Makassar tak bisa menggunakan Stadion BJ Habibie untuk kompetisi Asia karena tak memenuhi syarat AFC.

Persija dan Persikabo tak bisa menggunakan Stadion Patriot dan Stadion Pakansari karena sedang dipugar.

Baca Juga: Asnawi Mangkualam Divonis Tidak Siap Fisik, Debut Liga Thailand Paling Realistis di Akhir Februari


Editor : Najmul Ula
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

TAG POPULER

Verifikasi akun KG Media ID
nama
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.